This article is from ECHO Asia Note # 33.

Ringkasan 
Jamur seperti jamur tiram (Pleurotus ostreatus) biasanya ditanam dalam kantong plastik yang diisi dengan bahan organik yang mungkin mengandung limbah pertanian organik. Bahan tersebut harus disterilkan (dipanaskan hingga suhu di atas 100 °C) atau dipasteurisasi (dipanaskan hingga suhu yang lebih rendah, 60 °C atau lebih tinggi) untuk mencegah kontaminasi oleh kuman, virus, dan spora jamur. Namun, sterilisasi dan pasteurisasi adalah sesuatu yang menantang bagi petani skala kecil karena untuk melakukannya dibutuhkan energi. Biasanya petani skala kecil menggunakan metode sterilisasi menggunakan drum yang dipakai untuk memanaskan air sampai mendidih.Petani harus membeli atau mengumpulkan kayu bakar untuk memanaskan air (tugas yang membutuhkan banyak tenaga dan/atau mahal). Membuat atau membeli arang bahkan lebih mahal lagi. Selain itu, hasil sterilisasi menggunakan drum juga bisa tidak tetap/konsisten, tergantung pada perangkat dan kualitas kayu bakar yang digunakan. 


Perangkat pasteurisasi baru yang dikenalkan dalam artikel ini, mudah dibuat dan tidak mahal, tahan lama, mudah disiapkan, dan tidak membutuhkan energi dari bahan bakar fosil. Proses pasteurisasinya tidak membutuhkan pemantauan, sehingga hanya membutuhkan sedikit tenaga kerja. 


Daerah

Asia