Beri Ini

1 Penilaian

Pilihan untuk peternakan petani kecil prinsip desain pengelolaan air  0

At the beginning of last year, Thailand experienced its most severe drought in twenty years. Only four years ago it also experienced its most severe flooding. Natural disasters are occurring with increasing frequency and severity; it is therefore vital to establish defenses against catastrophes like these. One such defence is redesigning areas based on the “mound, reservoir, and paddy” model of water management, which is one way of implementing a concept promoted by His Majesty King Bhumibol Adulyadej. This model is an efficient method of coping with water disasters, whether flooding or drought.


Read Online


Gundukan, Tandon Air dan Model Sawah

Translated by Patrick Fitzsimons

Gundukan, Tandon Air dan Model Sawah PDF

Awal tahun lalu, Thailand mengalami kekeringan terparah dalam 20 tahun terakhir. Padahal baru 4 tahun silam kami dilanda banjir terbesar yang pernah kami alami. Baik frekuensi maupun tingkat keparahan bencana alam semakin meningkat; oleh sebab itu membangun ketahanan terhadap bencana yang seperti ini sungguh sangat penting. Salah satu caranya adalah dengan mendesain ulang suatu daerah berdasarkan pada “gundukan, tandon air dan model sawah” yang merupakan salah satu cara untuk melaksanakan metode “lubang-lubang loyang kue” sebuah konsep yang diusung oleh Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej. Metode ini efisien untuk menghadapi bencana air, baik bencana banjir maupun bencana kekeringan.


Daerah

Asia