This article is from ECHO Asia Note #27

Prinsip-prinsip Penyimpanan Benih yang Perlu Dipertimbangkan

Saat merencanakan untuk membangun “Ruang Pendingin” atau “Ruang Penyimpanan Benih” guna melestarikan daya hidup benih, pertama-tama kita harus mempertimbangkan prinsip-prinsip penyimpanan benih yang optimal. Di dalam Catatan ECHO Asia #14 (Juli 2012), kami membagikan hasil dari perbandingan vakum disegel vs. pendinginan, dan menyoroti pentingnya pengendalian kelembaban dan pengendalian suhu di ruang penyimpanan benih. Kami menemukan bahwa pengendalian kelembaban (vakum disegel) lebih efektif dalam menjaga daya hidup benih ketimbang pengendalian suhu (pendinginan). Berdasarkan pengalaman ECHO Asia benih paling baik disimpan di daerah tropis dengan menggunakan vakum disegel setelah pengeringan (untuk menjaga kadar air benih tetap rendah), kemudian benih yang sudah dikemas itu disimpan dalam suhu dingin. Saat merancang sebuah ruangan pendingin untuk kondisi penyimpanan benih yang optimal, insulasi yang baik dan pendinginan sangatlah penting; meskipun demikian tanpa adanya penghalang kelembaban yang tepat, proses pendinginan akan menarik uap air dari luar dan menciptakan kondensasi, yang menyebabkan meningkatnya kadar air. Dalam kasus di mana benih juga tidak disimpan dalam kantong tertutup, atau segel pada tas vakum itu rusak, kelembapan tambahan ini juga dapat merusak benih.


Daerah

Asia