Bahasa Indonesia (id) | Ganti Bahasa (Change Language)

Tentang Pusat Dampak

Asian Farm

"Pusat Dampak ECHO Asia (The ECHO Asia Impact Center) berupaya memperluas pelayanan ECHO untuk membantu mereka yang bekerja di tengah kalangan masyarakat miskin di Asia khususnya di bidang pertanian sehingga mereka menjadi lebih efektif. Pusat Dampak ECHO Asia utamanya berfungsi sebagai organisasi yang memberikan dukungan teknis untuk membantu organisasi-organisasi serta pekerja pembangunan masyarakat sehingga pekerjaan mereka menjadi lebih efektif.”


Layanan

  • Bank Benih ECHO ASIA menawarkan lebih dari 100 varietas tanaman yang belum sepenuhnya dimanfaatkan serta tanaman-tanaman penting bagi Asia;
  • Menjadi penyelenggara “Konferensi Pertanian dan Pengembangan Komunitas ECHO Asia (ECHO Asia Agriculture and Community Development Conferences) dua tahunan yang menawarkan pelatihan dan kesempatan berjejaring kepada jaringan anggota-anggotanya;
  • Facilitating regular regional workshops in the Asian Region, often in partnership with local organizations, to provide technical training and networking opportunities to the network;
  • Menerbitkan catatan teknis triwulanan (diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa daerah setempat) yang membahas topik-topik penting yang berkaitan dengan pertanian dan pembangunan masyarakat, serta penerbitan berkala Berita ECHO Asia (ECHO Asia News) yang menyoroti berbagai sumber daya dan kegiatan-kegiatan penting yang relevan dengan jaringan kerja sama yang ada;
  • Menyediakan beragam sumber daya teknis melalui kantor dan melalui KomunitasECHO.org;
  • Menawarkan respon-respon teknis kepada anggota jaringan yang mengajukan pertanyaan-pertanyaan mengenai pertanian dan pembangunan masyarakat; dan
  • Menawarkan berbagai konsultasi kepada anggota jaringan sesuai kebutuhan khusus; dan
  • Keterlibatan dalam penelitian dan penyebaran informasi penting di tingkat regional.

 

 

Kontak:

Abram Bicksler, Director

Alamat Surat Menyurat:

Kantor: PO Box 64, Chiang Mai 50000 Thailand

Seed Bank: PO Box 12, Fang 50110 Thailand

Alamat kantor:

Office: 270/5 Tung Hotel Road Soi 6, T.Watget, A.Meung, Chiang Mai 50000 Thailand

Bank Benih/Seed Bank: 121 M.8, T. Mae Na Wang, A. Mae Ai, Chiang Mai 50280 Thailand

Asia Pembaruan

Menyoroti Anggota ECHOcommunity: Tn. Tuntun dan Thaung Si 2020-04-08

Kutipan dari laporan oleh Patrick Trail – ECHO Asia

Saat saya berjalan di ladang pertanian bersama Tn. Tuntun di pedesaan Myanmar, saya tidak bisa menahan senyum ketika dia dengan bangga menunjukkan kepada saya biochar yang sekarang dia buat dan gunakan dalam campuran pot untuk bibit pohon buahnya. Alih-alih membakar, ia sekarang mengubah bahan limbah organiknya dari pertanian menjadi sumber daya berharga yang dapat digunakan untuk menghasilkan lebih banyak tanaman, alih-alih kehilangan karbon ke atmosfer melalui asap.

 

Sekitar satu tahun yang lalu, Tn. Tuntun menghadiri Lokakarya Penghematan Benih di Pyin Oo Lwin dan belajar cara membuat biochar selama salah satu sesi latihan. Dia segera kembali ke rumah dan mencobanya sendiri, dan telah sangat sukses. Tn. Tuntun kini bahkan menjadi tuan rumah halaman Facebook di mana ia berbagi teknik pertaniannya dengan petani berbahasa Burma lainnya, menjelaskan praktik-praktik seperti biochar, di antaranya!

 

Thaung Si and TunTun

Thaung Si (kiri) dan Tuntun (kanan) memamerkan biji kacang pedang yang berasal dari Bank Benih ECHO Asia dan sekarang sedang berkembang untuk memasok bank benih di sana di Myanmar.

Banyak hal yang terjadi di sini berasal dari mitra utama kami di wilayah ini, Tn. Thaung Si. Sebagai teman lama dan mitra ECHO Asia, Thaung Si telah bergabung dengan kami dalam berbagai acara pelatihan pada banyak kesempatan dan kami juga telah belajar banyak darinya. Tiga tahun lalu ia mendirikan Bank Benih Masyarakat di Lisu Baptist Theological Seminary. Melalui bank benihnya, ia mengajarkan praktik pertanian dan berkebun kepada siswa, dan telah berdampak besar pada banyak kehidupan, menabur benih dari berbagai jenis. Di sinilah Tn. Tuntun dan hampir seratus petani dan peserta lokal lainnya menerima pelatihan tentang Biochar dan teknik lainnya tahun lalu, dan Thaung Si menindaklanjutinya secara teratur.

Komunitas ECHO memiliki banyak mitra yang berdedikasi seperti Thaunag Si di seluruh kawasan, dan di seluruh dunia. Mitra ini, ketika dilengkapi dengan baik, mampu memperlengkapi lebih banyak lagi!

Tentang Asia

"Mengapa Asia? Meskipun Asia mengalami perkembangan ekonomi yang cukup pesat selama tiga dasawarsa terakhir, luasnya wilayah, jumlah penduduk yang sangat besar, serta pertumbuhan ekonomi yang tidak merata, jumlah penduduk Asia masih merupakan dua pertiga warga miskin di dunia. Tantangan-tantangan regional yang terkait dengan kemiskinan dan kerawanan pangan mencakup:

Lebih dari 600 juta penduduk Asia hidup dalam kemiskinan absolut (jumlah pendapatan kurang dari US$1 per hari) dan 2/3 dari penduduk yang menderita kelaparan berada di Asia.

Meskipun peranan Asia dalam produk domestik bruto global diperkirakan akan mendekati 42 persen pada tahun 2015, wilayah ini masih tetap merupakan rumah bagi setengah dari penduduk miskin di dunia.

Pertumbuhan produksi padi, makanan pokok di Asia, telah melambat dan luasan lahan produksi padi menurun.

Kelangkaan sumber daya yang semakin meningkat (yaitu, air dan tanah subur) akan semakin menghambat pertumbuhan produksi pangan.

Pustaka:

Asian leaders issue poverty warning, International Herald Tribune, May 4, 2008; Reducing Poverty and Hunger in Asia: The Role of Agriculture and Rural Development, disunting oleh Nurul Islam, International Food Policy Research Institute, 2008. World Hunger Statistics, World Food Programme. 2014

Kalender [ Lebih Banyak ]